Blog Pribadi Paulus Roi

Berbagi hidup dan pemikiran bagi kemuliaan Allah

Eksposisi Alkitab

Kualitas Jemaat Tesalonika

Dari Paulus, Silwanus dan Timotius kepada jemaat orang-orang Tesalonika yang di dalam Allah Bapa dan di dalam Tuhan Yesus Kristus. Kasih karunia dan damai sejahtera menyertai kamu. Kami selalu mengucap syukur kepada Allah karena kamu semua dan menyebut kamu dalam doa kami. Sebab kami selalu mengingat pekerjaan imanmu, usaha kasihmu dan ketekunan pengharapanmu kepada Tuhan […]

Doa Syafaat bagi Pemerintah

Pertama-tama aku menasihatkan: Naikkanlah permohonan, doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua orang, untuk raja-raja dan untuk semua pembesar, agar kita dapat hidup tenang dan tenteram dalam segala kesalehan dan kehormatan. Itulah yang baik dan yang berkenan kepada Allah, Juruselamat kita, yang menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran. (1Tim 2:1-4) Ketika […]

Hidup Adalah Kristus

Dalam artikel sebelumnya kita telah mempelajari bagaimana rasul Paulus mewujudnyatakan kemuliaan Kristus melalui kematiannya, yaitu dengan memandang kematian sebagai keuntungan. Untuk melengkapi pembahasan kita mengenai kerinduan dan prinsip rasul Paulus, dalam artikel ini kita akan mempelajari bagaimana rasul Paulus mewujudnyatakan kemuliaan Kristus melalui kehidupannya.

Kerinduan Rasul Paulus

Rasul Paulus memiliki suatu kerinduan yang begitu menggebu-gebu dalam hatinya, yaitu bahwa Kristus dengan nyata diagungkan, ditinggikan, dan dimuliakan dalam segala hal yang dikerjakannya. Kerinduan itu telah timbul sejak awal pertobatannya dan terus dikejarnya sampai akhir hidupnya. Dia berjuang sedemikian rupa, mengeluarkan segenap potensi yang dimilikinya, demi mewujudnyatakan kerinduan hatinya itu.

Kesia-siaan Segala Sesuatu

“Segala sesuatu adalah sia-sia.” Itulah kesimpulan Pengkhotbah setelah ia mengeksplorasi berbagai cara yang ditempuh manusia untuk memuaskan hatinya dan menemukan makna hidupnya di dunia ini. Perkataan Pengkhotbah itu terdapat pada awal dan akhir kitab Pengkhotbah, yaitu pada 1:2 dan 12:8. Selain itu, dalam kitab ini kata “sia-sia” dan “kesia-siaan” muncul berulang kali. Hal itu menunjukkan […]

Dari Keluhan dan Bantahan menuju Pujian

Bila kita mempelajari ketiga pasal kitab Habakuk, kita akan mendapati suatu perubahan sikap yang begitu luar biasa, dari keluhan dan bantahan menuju pujian. Pada permulaan kitabnya ini Habakuk mengeluh kepada Allah karena nampaknya Allah hanya berdiam diri saja melihat umat-Nya, bangsa Yehuda, jatuh terjerembap ke dalam penindasan dan ketidakadilan yang dilakukan oleh bangsa-bangsa lain. Ia […]

Copyright © Blog Pribadi Paulus Roi. All rights reserved.