Blog Pribadi Paulus Roi

Memperlengkapi Orang-orang Percaya dalam Kebenaran, Kasih, dan Pekerjaan Baik

Berlangganan Email

Ingin berlangganan artikel blog ini? Silahkan masukkan nama depan dan alamat email Anda pada form di bawah ini.

Nama depan:
Alamat email:

Tag: Kedaulatan Allah

Kedaulatan Allah atas Segala Sesuatu

Banyak hal, entah baik atau buruk, terjadi di dunia ini. Bagaimanakah hal-hal itu terjadi? Apakah segala sesuatu yang terjadi di dunia ini telah diatur sebelumnya? Bila ya, siapakah yang mengaturnya? Bila tidak, apakah itu berarti bahwa segala sesuatu yang terjadi di dunia ini hanyalah serangkaian kejadian yang tidak beraturan dan terjadi secara kebetulan saja? Apa kata Alkitab mengenai hal ini?

Bukan untuk Kita, Melainkan untuk Allah

Banyak orang senang memperhatikan penggalan-penggalan karya penciptaan tanpa pernah mau mempelajari keseluruhan karya itu. Akibatnya, banyak dari mereka memiliki cara pandang yang keliru mengenai tujuan penciptaan alam semesta ini. Mereka pikir segala sesuatu ada dan diciptakan untuk kepentingan manusia belaka. Ketika mereka ditanya: “Untuk siapakah Allah menciptakan seluruh alam semesta ini?”, mereka pun akan menjawab dengan penuh keyakinan: “Untuk manusia.”

Dari Keluhan dan Bantahan menuju Pujian

Bila kita mempelajari ketiga pasal kitab Habakuk, kita akan mendapati suatu perubahan sikap yang begitu luar biasa, dari keluhan dan bantahan menuju pujian. Pada permulaan kitabnya ini Habakuk mengeluh kepada Allah karena nampaknya Allah hanya berdiam diri saja melihat umat-Nya, bangsa Yehuda, jatuh terjerembap ke dalam penindasan dan ketidakadilan yang dilakukan oleh bangsa-bangsa lain. Ia mengeluh karena nampaknya Allah membiarkan ketidakadilan berlangsung begitu saja, di mana orang fasik berlaku lalim terhadap orang benar (1:2-4).

Kemudian dalam 1:5-11 Allah menanggapi keluhan Habakuk tersebut. Dia menyatakan bahwa semuanya itu bukannya terjadi tanpa sepengetahuan-Nya. Sebaliknya, segala peristiwa yang terjadi itu berada dalam rencana dan kendali-Nya. Dialah yang membangkitkan bangsa Kasdim yang fasik dan kejam itu untuk menghukum bangsa Yehuda.

This blog is presented by Paulus Roi. Copyright © 2018 All right reserved.