Blog Pribadi Paulus Roi

Berbagi hidup dan pemikiran bagi kemuliaan Allah

Keselamatan Manusia

Rahasia Ibu yang Buruk Rupa

Di sebuah kota hiduplah seorang gadis remaja yang sangat cantik rupanya. Ia dijuluki “bunga mawar sekolah” oleh teman-temannya. Tentu saja ia sangat bangga akan keadaan dirinya itu. Walaupun demikian, ada satu hal yang sangat merisaukan hatinya. Ia memiliki seorang ibu yang sangat buruk rupanya. Ia merasa sangat malu memiliki ibu yang demikian. Karena itu, ia […]

Datanglah Sebagaimana Adanya Kamu

Aku menggeleng-gelengkan kepalaku dalam ketidakpercayaan. Tidak mungkin ini tempatnya. Tidak mungkin aku diterima di sini. Aku sudah diberi undangan beberapa kali oleh beberapa orang yang berbeda, dan baru memutuskan untuk melihat seperti apa tempatnya. Tapi, tidak mungkin ini tempatnya. Sekali lagi kulihat undangan yang ada di genggamanku. Kuperiksa lagi kata-kata yang tertera di sana dengan […]

Kesia-siaan Segala Sesuatu

“Segala sesuatu adalah sia-sia.” Itulah kesimpulan Pengkhotbah setelah ia mengeksplorasi berbagai cara yang ditempuh manusia untuk memuaskan hatinya dan menemukan makna hidupnya di dunia ini. Perkataan Pengkhotbah itu terdapat pada awal dan akhir kitab Pengkhotbah, yaitu pada 1:2 dan 12:8. Selain itu, dalam kitab ini kata “sia-sia” dan “kesia-siaan” muncul berulang kali. Hal itu menunjukkan […]

Kasih Karunia yang Mengherankan

Dalam suatu konferensi perbandingan agama yang diadakan di Inggris para ahli memperdebatkan pengajaran manakah yang membuat kekristenan unik, berbeda dari agama-agama lainnya. Berbagai kemungkinan pun diajukan. Inkarnasi? Tidak, ada agama lain yang juga mengisahkan dewa-dewa yang menjelma menjadi manusia. Kelahiran dari perawan? Tidak, ada agama lain yang juga memiliki kisah semacam itu. Kebangkitan? Juga tidak, […]

Tragedi Lonceng Berdarah

Alkisah, di sebuah desa tinggalah seorang ibu yang sudah tua bersama anak satu-satunya. Suaminya sudah lama meninggal karena sakit. Ibu itu seringkali merasa sedih karena memikirkan anaknya yang memiliki tabiat buruk, yaitu suka mencuri, berjudi, mengadu ayam, dan perbuatan-perbuatan tercela lainnya. Ia sering menangis meratapi nasibnya yang malang, tetapi ia tetap berdoa memohon kepada Tuhan: […]

Copyright © Blog Pribadi Paulus Roi. All rights reserved.